Senin, 20 Oktober 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Polda: Warga Jakarta Jangan Takut Intimidasi

Lariza Oky Adisty | Ana Shofiana Syatiri | Rabu, 19 September 2012 | 15:14 WIB
Dibaca:   Komentar:
Kompas/Agus Susanto
Poster Pilkada DKI Jakarta. Karyawan melintas didepan poster bergambar dua calon gubernur DKI Jakarta yang dipasang Masyarakat Peduli Pilkada DKI di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (19/9). Pemilih kini makin aktif dan kritis dalam memilih kepala daerahnya karena menentukan nasib kota Jakarta selama lima tahun ke depan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Jakarta diminta tidak takut dengan intimidasi di hari pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Kamis (20/9/2012) besok. Jika ada yang mengintimidasi atau mengancam, warga diminta segera melapor.

"Dari Kapolda sudah berpesan, jika seandainya menemukan bentuk intimidasi atau ancaman, segera laporkan ke kepolisian terdekat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (19/9/12), di Mapolda Metro Jaya.

Hal itu, menurut Rikwanto, sudah merupakan pesan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab untuk disampaikan kepada masyakarakat Jakarta. Warga diminta tetap menggunakan hal pilihnya, tanpa merasa takut.

"Masyarakat Jakarta silakan gunakan hak pilihnya, karena siapapun yang terpilih akan memimpin Jakarta untuk lima tahun ke depan," ujarnya.

Terkait dengan tindakan-tindakan intimidasi dan provokasi seperti beredarnya selebaran gelap di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (18/9/12) malam, Rikwanto yakin masyarakat Jakarta sudah cukup dewasa dalam menyikapi tindakan demikian.

"Masyarakat Jakarta sudah cerdas dan dewasa. Tindakan-tindakan provokasi dan intimidasi seharusnya tidak akan menggoyahkan pilihan mereka. Apalagi dalam Pilkada, azas Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia tetap dijunjung," urainya.

"Bila menemukan masalah, silakan laporkan. Kami dari kepolisian akan mengantisipasi dengan tindakan terukur, sesuai dengan masalahnya. Yang penting masyarakat jangan sampai terpancing oleh segala tindakan provokasi," ucap Rikwanto lagi.

Berita terkait Pilkada DKI Jakarta dapat diikuti dalam topik "Jakarta 1"

 

© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved