Sabtu, 1 November 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Polisi Masih Periksa Dua Pengedar Selebaran Gelap

Lariza Oky Adisty | Hertanto Soebijoto | Rabu, 19 September 2012 | 14:11 WIB
Dibaca:   Komentar:
Kurnia Sari Aziza
Ketua RT mendapatkan paket kinerja Pemprov DKI Jakarta, selebaran ulama memilih pemimpin seiman, dan buklet Fakta Jokowi di Solo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua oknum pengedar selebaran gelap yang ditahan tadi malam, PL dan JS, hingga kini masih ditahan di Mapolda Metro Jaya. Keduanya ditahan untuk menggali keterangan latar belakang di balik penyebaran selebaran yang mereka bagikan di daerah Matraman, Jakarta Timur, Selasa (18/9/12) malam.

"Masih diperiksa, mungkin sore atau maghrib hari ini sudah bisa diambil kesimpulan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/9/12) siang. "Kami juga masih menggali keterangan mengenai pihak-pihak yang mungkin menggerakkan kedua tahanan dalam penyebaran selebaran," lanjutnya.

PL ditangkap oleh pihak Polsektro Matraman setelah kedapatan menyebarkan selebaran di sekitar Jalan Matraman, sementara JS ditangkap berdasarkan dari laporan Pramono (tim sukses Jokowi). Dari penangkapan ini, polisi turut menyita barang bukti berupa 24 selebaran. Isi selebaran berjudul "Rakyat Menggugat: Suara Nurani Rakyat Pinggiran Ibu Kota" tersebut berisi provokasi dan menyebarkan kebencian terhadap masyarakat keturunan Tionghoa.

© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved