Sabtu, 1 November 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Kantong Suara Foke yang Semarak Menyambut Jokowi

Sabrina Asril | Kistyarini | Sabtu, 15 September 2012 | 16:13 WIB
Dibaca:   Komentar:
KOMPAS.COM/SABRINA ASRIL
Sejumlah warga berkostum wayang mengiringi kunjungan calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Jalan Jembatan Martoi, Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tiba di perkampungan padat penduduk, Jalan Jembatan Martoi, Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (15/9/2012).

Seperti sebelumnya, lelaki yang akrab dipanggil Jokowi itu juga menyambangi kantong suara rivalnya, Fauzi Bowo atau Foke. "Yang saya datangi memang tempat-tempat yang saya kalah tipis. Ya, semoga dengan kedatangan saya ini kita bisa meraih suara berapa?" teriak Jokowi.

"Sembilan puluh persen!" sahut ratusan warga yang kompak menggunakan baju kotak-kotak ciri khas pasangan calon Jokowi-Basuki ini.

Jokowi berharap dengan kedatangannya ini perolehan suaranya pada pemungutan suara tanggal 20 September mendatang bisa meningkat. Pria yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo itu hanya memberikan senyuman sambil mengiyakan setiap permintaan warga.

Kedatangan Jokowi disambut meriah lebih dari 200 orang warga. Begitu tiba di perkampungan itu, Jokowi diarak dan diiringi sekelompok orang berpakaian wayang hingga masuk ke dalam gang sempit.

Di gang sempit, Jokowi sempat berbincang dengan pedagang warung kelontong. Ia lalu menyambangi posko pendukung Jokowi-Basuki berukuran 2 x 3 meter yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar. Pria ini kemudian melakukan shalat dzuhur di Mushala Al-Amien yang ada di antara permukiman warga.

Sepanjang perjalanannya di perkampungan itu selama 1,5 jam, tak henti-hentinya anak kecil hingga dewasa menyerukan "Jokowi! Ahok-ahok!". Gema suara dukungan itu terus terdengar hingga Jokowi mengakhiri kunjungannya itu. Jokowi menyatakan rasa terima kasihnya kepada warga setempat yang sudah antusias menyambut kedatangannya.

"Tidak hanya di sini, di semua tempat memang begitu antusias. Saya enggak ngerti sebabnya apa, tapi masyarakat ingin ada perubahan. Dan, mungkin juga yang dianggap bisa melakukan perubahan itu saya," kata pria yang pernah dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik Se-Asia ini.

Menurut Jokowi, upaya untuk menggalang dukungan tidak hanya dilakukan dengan kedatangannya. Dia menuturkan, tim yang disebutnya sebagai "gerilyawan" nantinya yang akan menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan segala visi, misi, dan program.

"Strateginya ada umpan pendek dan umpan panjang. Nanti akan ditindaklanjuti oleh gerilyawan dan relawan saya yang akan datang lagi ke sini," kata Jokowi.

© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved