Minggu, 23 November 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Jokowi Akan Fokus Soal Transparansi APBD di Debat Cagub

Sabrina Asril | Benny N Joewono | Jumat, 14 September 2012 | 18:22 WIB
Dibaca:   Komentar:
SABRINA ASRIL
Dua Cagub DKI Jakarta, Joko Widodo dan Fauzi Bowo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), mengatakan tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya dalam debat kandidat Gubernur nanti malam yang akan dilakukan di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta.

Namun, Jokowi mengaku dirinya akan fokus membahas soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang dinilainya tidak transparan.

"Iya, salah satunya APBD. Ada buanyak yang akan dibahas," ungkap Jokowi, Jumat (14/9/2012) sore, saat berkunjung ke Kota Bambu Selatan, Kecamapatan Palmerah, Jakarta Barat.

Persoalan APBD yang akan dikritisinya, lanjut Jokowi, adalah terkait dengan nilai keterbukaan informasi, sasaran anggaran yang tidak tepat sehingga menyebabkan pemborosan, dan dugaan korupsi anggaran sampai 46 persen yang dirilis Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) beberapa waktu lalu.

"Persoalan-persoalan ini yang akan kami carikan solusi-solusinya. Nanti malam kami sampaikan," kata Jokowi.

Sebelumnya di dalam setiap kesempatan, Jokowi kerap menyinggung soal APBD DKI Jakarta yang tidak digunakan secara maksimal untuk pembangunan Ibu Kota dan kesejahteraan warga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun dinilainya sangat tertutup membuka akses warga atas anggaran pemda.

Berdasarkan survei yang dilakukan Indonesia Corruption Watch (ICW), sebanyak 90 persen warga Ibu Kota mengaku tidak pernah melihat anggara pemda.

PPATK juga menyebut DKI Jakarta sebagai provinsi paling korup di Indonesia yang selanjutnya langsung dibantah oleh Pemprov DKI Jakarta.

Jokowi memastikan bahwa jika nanti dirinya terpilih, maka APBD ibu kota akan dipampang di tiap kantor hansip. Hal tersebut sudah dilakukannya di Solo, Jawa Tengah.

© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved