Jumat, 24 Oktober 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Jokowi Bantah Biayai Parodi Musik

Kontributor Surakarta, M Wismabrata | Glori K. Wadrianto | Rabu, 29 Agustus 2012 | 15:37 WIB
Dibaca:   Komentar:
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Simpatisan pasangan cagub DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama menjual atribut khas pasangan calon tersebut di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2012).

SOLO, KOMPAS.com.- Wali Kota Surakarta Joko Widodo yang menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta membantah telah membiayai video musik bergenre parodi yang marak beredar di situs Youtube. Jokowi juga membantah tim suksesnya yang membuat parodi tersebut.

"Ya itu gerakan masyarakat yang juga kita tidak bayar dan kita tidak tahu siapa mereka. Itu bagus, kreatif fun tidak sara" kata Jokowi saat berada rumah dinasnya  di Loji Gandrung, Rabu (29/8/2012). 

Jokowi mengaku tak tahu siapa yang mengunggah video tersebut ke youtube dengan link comeoproject tersebut. Dalam video tersebut, terlihat tokoh utama yang tengah bangun tidur dan mengantri saat pembuatan E-KTP, suasana kemacetan di Jakarta, lalu terlihat bagaimana warga merasa kesal. Sosok pria dengan kumis tebal pun berakting mendatangi antrean warga.

Dalam lirik video musik tersebut, mereka menyesalkan adanya uang pelicin untuk proses administrasi. Kemudian tampak adegan empat pemuda dalam tokoh tersebut mengenakan baju kotak kotak khas Jokowi sambil menyanyikan refrein dan terdapat lirik mereka butuh "Mas Jokowi dan Basuki". 

© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved