Jumat, 1 Agustus 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Timses Jokowi-Ahok Temukan Kartu Pemilih Ganda

Riana Afifah | Inggried Dwi Wedhaswary | Senin, 9 Juli 2012 | 15:28 WIB

C10-11 (istimewa)
Kartu Pemilih ganda atas nama Carolin Magdalena ditemukan oleh timses Jokowi-Ahok.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Advokasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, Denny Iskandar mengungkapkan, pihaknya menemukan masalah dengan kartu pemilih yang telah dibagikan kepada warga yang akan memiliki hak pilih. Permasalahan yang ditemukan adalah adanya kartu pemilih dengan nama ganda dan memiliki alamat yang sama.

"Saya ingin memaparkan lagi bahwa ada kasus yang lebih parah daripada DPT ganda yaitu kartu pemilih ganda," kata Denny, di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Ia mengungkapkan, kartu pemilih ganda tersebut atas nama Carolin Magdalena yang lahir di Jakarta pada 26 Mei 1979 dengan jenis kelamin laki-laki dan beralamat di Wisma DPR RI B-DIII/297 RT 008 RW 005, Kel. Rawa Jati, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan DKI Jakarta.

Satu kartu pemilih lainnya dengan nama yang sama, Carolin Magdalena yang lahir di Kendari pada 22 September 1948, jenis kelamin perempuan dan beralamat di Wisma DPR RI B-DIII/297 RT 006 RW 005, Kel. Rawa Jati, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan DKI Jakarta.

"Bisa dilihat di sini kelaminnya berbeda. Data yang lain juga berbeda tapi alamatnya sama," ungkap Denny.

"Ini diterima langsung oleh keluarga di rumahnya langsung. Aneh sekali ini. Ini baru satu temuan," katanya.

Denny mengatakan, Carolin Magdalena mengaku tidak pernah mendaftarkan dua kali dalam catatan administrasi kependudukannya. Oleh karena itu, temuan ini dinilai tidak wajar oleh Timses Jokowi-Ahok.

"Kami sudah laporkan ini kepada Panwas dengan memberikan kopiannya. Semestinya, Dukcapil juga harus tahu mengenai hal ini karena data penduduknya bermuara dari sana," ujar Denny.


© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved