Kamis, 24 Juli 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Jokowi: Saya Terharu Banyak yang Ingin Jadi Relawan

Hertanto Soebijoto | Kamis, 3 Mei 2012 | 16:45 WIB
Penjual mawar
Kalangan mahasiswa, relawan Jokowi-Ahok menjual 1000 mawar merah untuk galang dana kampanye keduanya. Penjualan ini dilakukan saat acara nonton bareng Jokowi-Ahok di di XXI Taman Ismail Marzuki, pagi ini, Sabtu (14/4/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, merasa dihargai dan tersanjung oleh antusiasme masyarakat Jakarta yang telah banyak mengundangnya di berbagai kesempatan. Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengucapkan terima kasih dengan tulus sekaligus meminta maaf bila di antara undangan yang datang belum semuanya dipenuhi.

"Terima kasih masyarakat Jakarta dari semua lapisan, yang antusias mengundang hadir di berbagai acara. Setiap hari, undangan yang datang 20 sampai 30. Tak semua bisa kami penuhi karena keterbatasan waktu. Jumat sore sampai Minggu malam di Jakarta, Senin kembali bekerja di Solo, karena memang belum cuti," kata Jokowi dalam pernyataanya, Kamis (3/5/2012).

Jokowi juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme berbagai lapisan masyarakat yang secara sukarela mengajukan diri untuk menjadi relawan Tim Sukses Jokowi-Ahok.

"Saya benar-benar terharu. Di mana-mana banyak orang menyampaikan keinginannya untuk menjadi relawan. Bahkan, banyak yang mencetak kaus sendiri, stiker, pamflet, dan lain-lainnya dengan biaya sendiri," ujar Jokowi.

Ada sekelompok tukang parkir, kata Jokowi, yang uangnya tidak seberapa, tetapi rela membuat pamflet untuk dibagi ke masyarakat.

Jokowi mengaku makin bersemangat untuk bisa memenangkan Pilkada DKI tanggal 11 Juli mendatang. Jokowi berharap pilkada akan berlangsung jujur dan adil sehingga masyarakat bisa leluasa menyalurkan aspirasi calon yang dipilihnya. Jokowi ingin apa yang telah berhasil dilakukan di Solo akan lebih ditingkatkan lagi di Jakarta.

"Dengan PAD DKI sekitar Rp 20 triliun, mestinya kita bisa melakukan banyak hal. Apalagi bila bisa ditingkatkan, saya rasa tidak susah menjalankan program apa saja. Dan, saya merasa bisa menjalankan program apa saja karena saya tidak punya kepentingan pribadi," tutup Jokowi.


© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved