Jumat, 25 April 2014
Selamat Datang   |    Register   |  

Sentul City akan Bangun Pasar Apung dan Kampung Kuliner

RTS | R Adhi KSP | Jumat, 12 November 2010 | 16:03 WIB
Sentul City, Bogor

BOGOR, KOMPAS.com - PT Bukit Sentul segera membangun Pasar Apung Sentul City dan Kampung Kuliner Bondan Winarno, yang menjadi dua dari sembilan fasilitas baru yang tengah dan akan dibangun di kawasan bisnis pemukiman tersebut. Pasar Apung dan Kampung Kuliner Bondan Winarno tersebut akan berlokasi di Sungai Cikeas, yang melintas di samping dan belakang Mal Bellanova Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.  

Saat memperkenalkan fasilitas baru yang sedang dan akan dibangun tersebut, Direktur Proyek Sentul Ccity Andrian Budi Utama mengatakan, studi kelayakan untuk membangun Pasar Apung dan Kampung Kuliner Bondan Winarno, berikut rancang bangunnya, sudah dilaksanakan.  

"Segala sesuatunya dipersiapkan betul, termasuk bagaimana penangan kondisi air saat surut atau naik. Pada sungai itu memang ada perlakuan khusus, yang tidak merusak lingkungan. Kami membuat ini karena peduli lingkungan dan peduli pengembangan kuliner di Indonesia," paparnya, di ruang pertemuan Kantor Pemasaran Sentul City, Kamis (11/11) siang.  

Bondan Winarno mengatakan, untuk tahap pertama proyek tersebut, akan memanfaatkan sungai sepanjang 200 meter. Saat ini masih sedang di kalkulasi, berapa jumlah tepat perahu yang dibutuhkan. "Makanan dan minuman di kampung kuliner, adalah makanan khas Bogor dan makanan asli dari daerah lain, yang benar-benar terseleksi," katanya.  

Bondan memastikan, fisik bangunan fasilitas tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Sentul City. "Saya pecaya kerja dan niat baik manajemen Sentul City, kalau tidak saya tidak akan bersedia bekerja sama dan menyerahkan nama saya untuk dipakainnya," kata Bondan, yang sudah enam tahun menjadi warga Sentul City.  

Ia menambahkan, gagasannya untuk membangun fasilitas tersebut di sampaikan ke seorang pemegang saham Sentul City, pada empat bulan lalu. "Ia setuju pada ide saya, bahwa kita harus menciptakan sebuah tujuan wisata baru, yang nantinya menjadi ikon suatu daerah atau kawasan," katanya.  

Sementara delapan fasilitas baru lainnya, yang sudah, sedang, dan akan dibangun adalah STEI Tazkia, IBM Data Center, Eco Park, kantor cabang Bank Mandiri, kantor cabang Bank Jasa Jakarta, Redy Rahadian Studio, dan Taman Budaya Edutainment Center. (Ratih Prahesti)     


© 2012 KOMPAS.com - All rights reserved